Valentine ’12 : Love is Stupid

It’s been a while, isn’t it? 😦

Penyakit jarang nulis blog ini kambuh lagi. Kesannya, saya sibuk ke sana kemari sampai tak sempat menulis. Nyatanya, ya memang demikian. Eventhough, most of the time, I was here and there, wandering and wondering. πŸ˜›

Sejak pentas tari acara Natal awal Januari lalu seperti saya ceritakan di SINI, saya terjebak rutinitas kantor. Hampir setiap hari saya lembur, yang kalau sekarang dipikir lagi, saya juga heran apa saja yang saya kerjakan. Well, banyak sih, karena salah seorang rekan saya dimutasi ke bagian lain dan pekerjaannya dihadiahkan ke departemen saya. Lagipula, mana berani saya pulang teng-go sementara atasan saya masih berkutat dengan pekerjaan hadiah itu, terutama saat saya masih dalam masa probasi? Hehehe..

Bagaimanapun juga, mungkin benar kalimat ini. Rutinitas membunuh kreatifitas. Saya mandeg. Isi kepala saya ibarat badai topan Katrina, yang kalau ditelaah seksama mungkin satu frekuensi dengan hembusan angin hutan hujan tropis yang sunyi. Sudah begitu, teman-teman terdekat saya juga lagi sibuk maksimal. Sahabat yang paling update cerita saya, baru saja punya pacar dan lagi rajin-rajinnya pasang foto beruda dan sayang-sayangan di twitter. Valentine pula. Lengkaplah. Haha..

Omong-omong soal Valentine. This Valentine was supposed to be a single night out with my very berry bestfriends. Tapi karena satu dan lain banyak hal, mendadak malam Valentine menjadi malam paling banyak kewajiban yang harus dipenuhi sahabat-sahabat saya. Dinner pun batal akhirnya. 😦

However, I spend a lovely Valentine’s day.. πŸ™‚

Berniat tidak lembur terlalu malam dan akan nebeng teman kantor kira-kira jam 6 sore, ternyata si teman entah tak ada kabar kapan selesainya. Agak sungkan juga ya kalau pamit pulang duluan, kayaknya berkhianat gimana gitu. Untungnya, salah seorang rekan kantor yang hobi pulang malam menemani saya menunggu. Bagian baiknya adalah rekan saya ini termasuk salah seorang yang sangat sulit “ditangani”. Kalau berhubungan ama bapak ini, bawaannya pengen berantem aja pokoknya.. πŸ˜› Ajaibnya, kemarin si bapak cerita-cerita tentang hidupnya yang kelabu, tentang keluarganya, dan lain-lain. Seru dan cukup menyenangkan. Sampai tak terasa waktu menunjukkan jam setengah 8 malam.

Singkat cerita, saya akhirnya pulang sendiri naik bus Transjakarta. Sampai di halte transit Harmoni jam 8 malam, sahabat saya, Elkana, telepon dan mengajak bertemu. Perkiraan saya, dari posisinya di Hotel Pullman ke Halte Harmoni hanya butuh waktu 15 menit, jadi saya bersedia menunggu. Eh ujung-ujungnya, saya menunggunya hingga 1,5 jam, gara-gara waktu dia telepon ternyata acaranya belum selesai. πŸ˜₯ Saya sudah lapar berat dan agak emosi jiwa.

Courtesy : loepita/tumblr

Menjelang setengah 10 malam, Elkana telepon lagi dan bilang dia sudah sampai di Harmoni, dan bus yang dia naiki langsung menuju Kalideres, jadi dia minta saya langsung segera naik bisnya. Saya pun segera bergerak dan naik. Saya cari-cari, tapi tidak melihat dia. Tak lama, Elkana telepon lagi dan bilang bahwa dia turun di halte Harmoni. Argh! Pintu bus saya menutup dan bergerak. Saya antara mau tertawa dan sebal tingkat dewa dengan kekonyolan ini.

Singkat cerita, saya suruh Elkana menjemput saya di halte berikutnya dengan taksi. Begitu saya masuk dalam taksi, langsung saya semprot dia bertubi-tubi. haha! Well, lucky for her, saya sudah kenal tabiatnya dan saya sudah menerima sifat jeleknya itu, jadi segalanya hanya angin lalu. Lucky for me, saya bebas ngomel kapan saja bagaimana saja dengannya. πŸ˜›

Akhirnya, kami berakhir di KFC. Makan dan tertawa, bercerita, dan saling menguatkan. Sampai tengah malam. What a (stupid yet fun) Valentine! And that’s what (best) friends are for!Β And yes, I love you, dear Elkana! πŸ˜€

Β Β© Jak – 240212 – 1515 Β©

Advertisements

3 thoughts on “Valentine ’12 : Love is Stupid

  1. ahaha, sipp ce πŸ™‚ memang valday klo lagi sendiri bisa lagi bete… BEEETTTEEEE… tapi klo ada seseorang, nda harus pacar… everything can be more better πŸ™‚

Leave Comment (s) :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s