Sweet Escape: Pulau Puteri, Kepulauan Seribu

To awaken quite alone in a strange town is one of the pleasantest sensations in the world – Freya Stark

Salah satu impian rahasia dalam hidup saya adalah travelling. Sejak perjalanan liburan saya ke Bali waktu liburan Idul Fitri kemarin (yang belum sempat saya ceritakan di blog ini), saya semakin ingin jalan-jalan dan menikmati dunia, bertemu dengan berbagai macam orang, menikmati kebudayaan dan tentunya makanan. Ah, setidaknya keliling Indonesia, itu lebih dari cukup.

Minggu lalu, saya dihadiahi kesempatan menikmati tugas luar kota dari kantor saya. Saya harus menemani salah satu bos baru (baru datang seminggu di Indonesia) dan seorang tamu dari Malaysia. Mereka ingin main ke Pulau Puteri, Kepulauan Seribu. Kenapa saya? Karena mereka berdua tidak bisa bahasa Indonesia dan hampir tidak bisa bahasa Inggris. Jadilah, saya berlibur gratis, di hari kerja. Sweet! 🙂

*

PULAU PUTERI – KEPULAUAN SERIBU

Kami berangkat dari Marina Ancol – Dermaga 15, jam 8 pagi.

Saya bayangkan saya akan berangkat dengan kapal kayu besar (kapal nelayan, red.), seperti yang saya naiki ketika pergi ke Pulau Tidung dengan keluarga saya setahun lalu. Ternyata, saya berangkat dengan kapal boat cantik yang hanya pernah saya lihat di acara televisi. Menurut petugasnya, kapal itu bisa memuat kurang lebih 20-25 orang, di bagian kabin dan di luar kabin.

Saya dan 2 atasan saya, duduk di dalam kabin bersama 3 orang Korea dan beberapa turis lokal. Senang rasanya mendengar alunan bahasa Korea dipadu dengan bahasa Cina (bos saya, red.) ditambahi bumbu-bumbu bahasa Indonesia. Paduan yang unik. Saya seperti tidak di Jakarta. Perjalanannya hanya sekitar 1,5 jam, dan waktu sampai, saya lebih girang lagi melihat bahwa tempat peristirahatannya berbeda dengan Pulau Tidung.

Ternyata Pulau Puteri adalah pulau milik pribadi, bukan milik Pemerintah (dan rakyat) Indonesia. Pemilik pulau ini pun mendirikan PT, membangun hotel, dan menjadikan pulau ini terbuka untuk umum. Di pulau ini hanya ada 1 buah hotel, di mana kamarnya berupa bungalow-bungalow yang tersusun mengelilingi pulau, sehingga masing-masing bungalow menghadap ke laut. Kamarnya luas dan bersih, memberikan sentuhan mewah dan modern namun tetap hangat di tengah perairan laut yang jauh dari keramaian.

Menurut saya, tipe orang yang akan sangat merasa nyaman berlibur di pulau ini adalah mereka yang suka berolahraga air, seperti snorkeling dan diving. Snorkeling bisa dilakukan dekat dermaga pulau ataupun dengan menyewa kapal ke tengah laut. Khusus untuk diving, hotel Pulau Puteri hanya menerima mereka yang memiliki diving license. Sayang, mereka belum menyediakan fasilitas kamera bawah air. Yang ada hanya kamera bawah air pribadi milik penjaga dive shop.

Bagi mereka yang suka menghibur diri hanya dengan menikmati alam, mendengar suara ombak dan desiran dedaunan, bermandikan cahaya matahari dengan siraman angin laut, maka Pulau Puteri pun sangat cocok menjadi pilihan tempat berlibur. Saya menyusuri pepohonan mengelilingi pulau dengan ditemani kicauan burung dalam waktu 40 menit. Di depan kamar, di bagian pinggir pulau, saya duduk di kursi santai, mendengar paduan suara ombak dan angin, bukannya menikmati alam saya malah jadi mengantuk dibuatnya.

Saya juga menikmati keindahan bawah laut dengan tetap kering. Ada aquarium bawah laut seperti Sea World. Bedanya panjangnya hanya 15 meter, maka jangan bandingkan dengan Sea World. Ada pula fasilitas glass bottom boat, di mana saya masuk ke perut kapal yang dindingnya diberi kaca, sehingga saya bisa melihat bawah laut. Sayang, saya kurang beruntung karena airnya sedang keruh.

Tidak lengkap kalau berkunjung ke suatu tempat tanpa membahas makanan, tetapi seperti yang sudah bisa dipastikan, makanan khas tempat ini apalagi kalau bukan makanan laut. Jadi saya rasa tak banyak yang bisa dibahas kecuali fakta bahwa betapa menyenangkan tugas kantor saya kali ini!

PS Klik gambar untuk memperbesar. Semua foto diambil dan diedit oleh saya. 🙂

© Jak – 230911 – 1700 ©

Advertisements

2 thoughts on “Sweet Escape: Pulau Puteri, Kepulauan Seribu

Leave Comment (s) :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s