AKu Keren: Antre iKu.. Kerenn!

Antrilah di loket untuk beli tiket, siapkan dompet awas ada copet… Antrilah semua biar disiplin, walau k’pala pusing.. (P.Project – Antrilah di loket)

Sebagian anda mungkin ingat penggalan lagu di atas. Lagu oleh Padhayangan Project itu cukup sangat populer pada era pertengahan 90-an. Lagunya merupakan parodi dari lagu John Michael Montgomery berjudul I Can Love You Like That.

Menurut saya, lagu parodi yang lucu merupakan satu cara kreatif untuk menegur orang secara halus tentang isu-isu tertentu di masyarakat. Aktivitas antri sendiri seharusnya bukan aktivitas asing bagi negara berpenduduk sangat banyak seperti Indonesia, dan sepertinya sudah diajarkan sejak usia belia. Apa sebenarnya antri itu?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata yang benar bukanlah antri, tapi antre.

an.tre/antrE/ (1) v berdiri berderet-deret memanjang menunggu untuk mendapat giliran (membeli karcis, mengambil ransum, membeli bensin, dsb); (2) n antrean. Referensi: KBBI Online

Bagi saya, antre itu latihan kesabaran, sabar menunggu giliran apalagi kalau diserobot atau didorong-dorong, sabarnya harus extra. Antre itu mengasah otak dan kreativitas, bagaimana saya bisa menghabiskan waktu menunggu dengan berguna dan tak percuma. Tulisan ini contohnya, hasil dari perenungan dan pemikiran saya waktu antre. Paling sering, saya curhat dan berdiskusi dengan Ayah Yang Maha Kuasa. Kebiasaan antre juga melatih manajemen waktu. Simpel saja, kalau mau urusan selesai lebih cepat yah hadir lebih dulu.

Bagi saya, antre itu ibadah. 🙂 Selain sabar, diperlukan integritas dan kerendahan hati. Kalau saya antre dengan baik, artinya saya memberikan penghargaan dan penghormatan terhadap orang-orang di depan dan di belakang saya. Dengan antre yang baik, aktivitas apapun dapat berjalan lebih tertib dan lancar, orang yang berkepentingan mengatur pun akan lebih terbantu pekerjaannya. Bayangkan saja, semakin kita tidak bisa antre dengan baik, aktivitas semakin terhambat, antrean akan semakin panjang, petugas panik atau emosi -dapat memicu adu mulut atau bahkan bentrok. Sudah antrenya tambah lama, kondisinya tidak enak, kadang masih didorong dan diserobot, jadi emosi deh. Ah, antre kok malah buat stres. Nah makanya, antre itu ibadah. 🙂

Sesungguhnya, antre dapat menjadi indikator karakter kedisiplinan suatu bangsa, sebut saja Jepang yang sangat terkenal dengan kedisiplinannya. Waktu saya menulis tentang ini, saya ngobrol sebentar dengan Om Google. :p Akhirnya malah saya menemukan sebuah buku elektronik berjudul The Ethos of Sakura, karya Prof. Imam Robandi. Buku itu menceritakan pengalaman kulturalnya ke tanah Jepang, khususnya budaya Jepang yang dapat menuntun seseorang menuju pribadi yang sukses, salah satunya antre. Berikut beberapa kalimatnya:

Antre adalah etos yang meng-“orang”-kan orang lain. Antre mengutamakan yang di depan, memuliakan diri sendiri, dan menghormati yang di belakang.

Antre sangat efektif untuk memaknai dan merasakan kesulitan orang lain. Antre dengan baik adalah budaya menang tanpa ngasorake – menang tanpa merendahkan.

Antre dengan baik adalah kecakapan hidup (skill) menuju sukses.

Bagi saya, orang yang bisa antre dengan baik itu orang yang peduli terhadap orang lain, tidak egois. Orang yang rendah hati, sabar, berintegritas dan kreatif. Orang yang berkarakter. Bagi saya, orang yang seperti itu keren. Jadi antre itu.. keren!

Ayuk, mari kita lestarikan (jangan galakkan, nanti kabur semua.. :p). Mari kita lestarikan GAIK. Gerakan Antri itu Keren. Indonesia dengan orang-orang seperti akan jadi sangat keren! 🙂 Kalau tidak antri, ya tidak keren. :p

Patience is not the ability to wait, but it’s the ability to keep a good attitude while waiting. – Joyce Meyer

© Jak – 190811 – 2323 ©

Advertisements

2 thoughts on “AKu Keren: Antre iKu.. Kerenn!

  1. “JoyceMeyer: Patience is not the ability to wait, but it’s the ability to keep a good attitude while waiting.”
    Kayaknya sama juga dengan ngantree yaaakk.. Keep a good attitude while antree! Haha..Eh ce, singkatan lain: AKU KEREN (Antri iKU KEREN) *maksa wkwkwk

    • Bwakakakaka.. 😀
      aku benernya lagi mencari singkatan yang enak didengar.. bole juga tuh Gerakan AKU Keren. 🙂 hehehe…

      PS: thanks tambahan quote-nya, aku tambahin ke post yaaa.. 🙂

Leave Comment (s) :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s