L.I.M.I.T !

When you push yourself to your limit, you’ll realize there is no limit – Paulo Coelho

L.I.M.I.T = Later.Impossible.Mellow-mutter.Ignorant.Tossy

Later Attitude

Courtesy: bukucatatanboy.blogspot.com

Later Attitude adalah kebiasaan bilang, “Nanti aja” / “Masih ada waktu” / “Senang2 dulu” / “mumpung masih muda” / and so on!

Menunda apa saja. Menunda melakukan sesuatu. Menunda menyelesaikan sesuatu. Menunda standar tertentu.

Entah karena malas, capek atau takut, kebiasaan ini menggerogoti kita dari dalam. Sekali kita lakukan, mungkin tidak bereaksi apa-apa, tapi ketika sudah menjadi kebiasaan, maka tanpa sadar, akan ada banyak hal yang kita lewatkan.

Impossible Attitude

Courtesy: suksesgratisan.co.cc

Ubah cara pandangmu! mulai sekarang, ganti! Impossible = I’m Possible!

Mellow-mutter Attitude

Courtesy: feraro.blogspot.com

Salah satu kenapa orang tidak bisa maksimal adalah karena terlalu sering terbawa perasaan.

Waktu terjadi hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan, harapan atau prediksi. Waktu sendirian dan merasa kesepian. Waktu kesusahan. Bisa jadi reaksi kita adalah mellow, menangis dan mengasihani diri sendiri. Bisa juga kita mengomel, iri liat kebaikan orang lain, mengeluh dan mengeluh.

Sedih boleh, tapi jangan biarkan kesusahan/kesakitan/masalah menjadi alasan kita untuk mengasihani diri sendiri, membuat kita terpuruk ketika melihat keunggulan orang lain, ataupun membuat kita tidak bersyukur dan mengeluh terus.

Ignorant Attitude

Courtesy: enspri.com

Ignorant attitude berarti kebiasaan bodoh.

Kebodohan itu bukan kondisi bodoh, tapi kondisi tidak mau diajar. Orang mungkin tidak mengerti, tapi begitu dia mau belajar, dia tidak bodoh. Sebaliknya, orang yang sudah tahu pun dikategorikan bodoh / goblok, kalau dalam pengetahuannya, dia tidak mau belajar lebih lanjut.

Mengubah sikap bodoh ini berarti kita mau belajar dalam setiap kondisi. Belajar untuk terus belajar!

Tossy Attitude

Courtesy: exquisitecrap.com

Salah satu yang membuat kita tidak maksimal adalah ketika kita sombong dan merasa puas atas apa yang sudah kita capai. Ketika kita sudah merasa cukup dan terlalu nyaman di comfort zone kita.

Kita terlalu sombong untuk keluar dan belajar, terlalu congkak untuk mengakui bahwa kita masih jauh dari kemampuan tertinggi kita, terlalu angkuh untuk menuruti mau Tuhan. Kita merasa ini kita yang punya kuasa atas hidup kita dan kita bisa tanpa Tuhan.

*

© Jak – 310810 – 1612 ©

Advertisements

3 thoughts on “L.I.M.I.T !

  1. owalah ini toh l.i.m.i.t itu? so far aku masih mengoleksi kelima-limanya….hmm……no good….

    Haha.. Ini bukan masalah punya berapa kok.. Bgitu kita sadar n mau belajar, kita dah gk ignorant kan? yang laennya perlu belajar lagii.. Keep up bro! 🙂

  2. awesome!! thanks cee…menambah refleksikuu..
    u know.. kmrn pas yuth di ambon aku ya dapet e ttg pokok anggur..
    kita semua lagi dibersihkan, ranting2 ini.. >.<
    tapi semua itu mempersiapkan supaya kita berbuah.. heheh.. 🙂
    dan aku sebelum yut itu tiba2 teringat satu sifatku yang parah abis, yang masih berjuang untuk disiplin itu.. T.T tapi aku bersyukur Tuhan ingetin lagi, tandanya Tuhan lagi pengen supaya kita bersih.. heheh.. now it's my turn.. berubah.. berubah..
    sebelum dipercayakan yang lebih besar lagi.. thanks cee…
    smangat jugaaaa..
    luv u ceeceeee ^^

    Haiii.. 🙂
    Totally agree with you!
    Bukankah kita emang ditetapkan untuk semakin hari semakin menyerupai Kristus??
    Thanks juga sayaangg.. Sesama ranting harus saling mengingatkan.. hehe.. Luvyaa jugaaa… Mwah! =D

  3. Iyyaa cuzz.. Thankss yaaah.. Aku rasa aku terlalu banyak mengasihni diri sendiri, shg ak slalu muter” disitu aja, very bodoh huhuhuuh.. Inget kta funny “mengasihani diri tu emg enak, tp jgn biarkan rasa itu. Move on!”
    Very miss both of you hiikkss

    Hahaha.. gak boleh gituu.. yang penting, setiap hari kita mau mengambil keputusan untuk berubah dari kita yang lama, jadi lebih baik.. Ingeet,perubahan bukan perubahan sampai adanya perubahan.. hahaha..
    Betul, mengasihani diri sendiri tuh emang memanjakan.. tapi menjerumuskan.. fiuh.. miss you too, dear!

Leave Comment (s) :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s