Candu Sendu Kelabu

Courtesy: jumanrofarif.wordpress.com

terlalu banyak kata
terlalu banyak rasa
yang tak tertulis dalam pesan
yang tak terucap dalam nada

bayangan kehilanganmu
mengalirkan air mataku
namun ini tak lagi benar
tak lagi indah
tak lagi sempurna

ini sedih, ini cacat, ini sakit..

tak bisakah kau melihat polanya?
warna pastel nan indah, tlah menjadi kelabu..

tak bisakah kau melihat gejalanya?
ketulusan kasih, tlah menjadi candu..

tak bisakah kau melihat sketsanya?
madu persahabatan, tlah menjadi racun sendu..

sudah, ku ingin lepaskan kau..
cukup, ku ingin bebaskan kau..
dari warna kelabu..
dari candu..
dari racun sendu..

tak perlu lagi waktu..
tak perlu lagi sedu..
tak perlu lagi maafmu..

© Jak – 220310 – 2325 ©

Advertisements

Leave Comment (s) :

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s