Guilty vs Spirit

Fiuh, hampir sebulan ini gk update blog.. Hoho.. This time, I want to share..

1. about guilty

perasaan yang paling menyedihkan bukanlah perasaan sedih, bukanlah perasaan kecewa, bukanlah sakit hati, tapi perasaan SESAL.. Selama hidup ini, sudah berapa penyesalan yang kita rasakan?

Melihat bahwa kesalahan kita berdampak buruk, dan kita tak bisa berbuat apapun untuk memperbaikinya.. Merasakan bahwa ada yang sakit karena keputusan kita, namun kita terlanjur melakukannya.. Mengetahui bahwa apapun yang kita lakukan, tak akan bisa menggantikan yang hilang atau luka..

Dari sini, aku belajar 2 hal.. Pertama, jangan terintimidasi oleh penyesalan.. Jadikan penyesalan kita sebagai bahan belajar, buat kita tahu kelemahan kita, sehingga kita maju menyongsong masa depan yang berbeda.. Kedua, jangan sampai ada penyesalan berikutnya.. How?? Tidak akan ada penyesalan kalau hidup dekat dalam Tuhan..

Sampai saat ini pun, masi banyak yang kusesali dalam hidupku.. Question is, won’t I stop looking back, and go straight forward? Pengalaman hanya akan ada di belakang, untuk dikenang, bukan untuk menjadi pegangan perjalanan..

Past is experience. Present is experiment. Future is expectation. So use ur “experiences” in ur “experiments” to achieve ur “expectations” - Unknown

2. about spirit

Jesus ascension’s day – Kenaikan Yesus ke surga.. Pernah ngebayangin nggak, kalau waktu ada di dunia, tiba-tiba Tuhan Yesus bilang gini ama Bapa,

Aduh, males deh Pa.. Ngurusin orang-orang ini.. Aku loh gk salah, disalah-salahin.. Aku balek surga sekarang ae yah Pa?!

Nah looo.. Untung Tuhan Yesus nggak bilang kayak gitu.. Kalau iya, nggak ada yang namanya KESELAMATAN untuk kita.. Gitu itu Tuhan Yesus.. Dia bukan quitter, dia nggak pernah menyerah akan kita.. Wow..

Now, how about you? Kita pasti punya masalah, tapi bagaimana kita menghadapinya? Apakah masalah kita seberat masalah yang Tuhan Yesus hadapi? It’s not about our problem, but it is about the way we see the problem.. Kita lagi dalam proses naik kelas..

Sebagai manusia, yang semakin hari kita harus semakin serupa dan segambar dengan Dia, apakah kita punya karakter Tuhan? Apakah kita pantang menyerah atau justru putus asa? Jangan pernah menyerah, semua bisa dilakukan bersama Tuhan..

Never quit, Never surrender.. We’re going to higher level..

Intinya, jangan ada penyesalan, jangan pernah menyerah, karena ada Yesus.. SuooOoOooo!!!!

[23.05.09 - 14.10]

Respond to this post